Sumber Alam Gua Sumur
Gua Sumur Dieng
Peninggalan sejarah dalam masa ke masa yang menjadi daya tarik para wisatawan maupun para pelestari budaya. Gua Sumur Dieng yang merupakan salah satu Gua yang masih dilestarikan sampai sekarang , yang berada di wilayah , Kab. Wonosobo, kec. Kejajar, Des. Dieng wetan.
Gua Sumur sendiri ini menyimpan banyak cerita dan legenda tentunya yang tak luput dari sejarah akan indahnya Negeri Atas Awan yaitu , Dieng atau yang di kenal dengan negerinya para dewa. Karena bukan hanya akan ke indahan saja tetapi banyak cerita dan legenda yang beredar sampai sekarang yang menjadikan , para wisatawan memiliki rasa akan penasaran , betapa indahnya dan betapa fenomenalnya akan Dieng ( Negeri Atas Awan) ini sendiri . Tentunya para wisatawan tidak juga banyak yang mengetahuinya akan keberadaan gua- gua ini sendiri , di karenakan gua- gua sendiri ini tempatnya terletak didalam objek wisata yang menghubungkan dengan satu wisata dengan destinasi Telaga Warna , jadi untuk para wisatawan yang ingin berkunjung ke dalam kompleks gua-gua ini tentunya harus masuk ke destinasi wisata Telaga Warna disana wisatawan akan baru menemukan tempat gua- gua ini sendiri.
Namun biasanya wisatawan sebelum melanjutkan lebih jauh untuk menuju ke kompleks gua- gua ini wisatawan akan disuguhkan oleh panorama alam yang tak sering dilihat di tempat wisata lainnya. Mengapa begitu? Karena setelah wisatawan membeli tiket masuk Telaga Warna ini sendiri wisatawan akan langsung disuguhkan Danau Talaga Warna itu sendiri sejara dekat , yang begitu cantik , apa lagi yang dipadukan dengan , warna Telaga yang begitu cantik dan di kelilingi oleh lereng - lereng gunung yang menjadikan panorama alam itu lebih berkesan tentunya , untuk menuju ke kompleks gua - gua ini sendiri pun wisatawan juga bisa sembari menikmati tanaman- tanaman yang memiliki sejarah , layaknya tanaman bungan dasy yang di tanaman oleh bpk menteri yang pernah berkunjung ke dalam Telaga Warna itu sendiri , terus dengan melihat lingkungan sepanjang jalan yang begitu asri . Disana pun sudah banyak akan fasilitas yang mempenuhi , seperti adanya kamar mandi, terus tempat untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan.
Biasannya sesampainya persimpangan rute untuk menuju ke dalam kompleks gua ini wisatawan akan menemukan patung gajah mada dan menemukan batu yang sangat besar. Sesampainya di kopleks gua- gua . Gua sumur ini sendiri berada di urutan ke 2 setelah Gua Semar Di dalam gua ini, terdapat sebuah sumber mata air yang disebut Sendang Kamulyaan. Sendang ini mengeluarkan tirta perwitasari/tirta amerta/tirta nimala. Sumber air ini dianggap suci oleh pemeluk Agama Hindu. Sebelum diadakannya upacara Melasti atau Nyepi, umat Hindu dari Bali akan datang ke sumber mata air ini dan mengambil air suci untuk keperluan upacara. Samapai sekarang pun gua- gua tersebut masih terjaga oleh masyarakat sekitar dan juga , oleh pemangku adat Dieng itu sendiri , sehingga , dikala orang bali ataupun ora yang masih menganut akan agama kapitayan datang masih bisa untuk mengambil, air tersebut.
Tetapi tidak semua orang akan bisa , dikarenakan untuk masuk ke dalam gua tersebut ada peraturan yang harus di taati , biasanya harus memanggil pemangku adat yang memegang kunci tersebut untuk mengambil airnya, sebelum mengambilnyapun biasanya pemangku adat atau yang disebut dengan juru kunci , akan melakukan hal spiritual denga membakar dupa ataupun kemenyan, disitupun pastinya tidak lupa dengan sesaji yang sudah di persiapkannya. Jadi jika kalian akan penasaran dengan hal cerita legenda yang berbaur wisata kalian bisa , untuk mencoba berwisata ke Dieng , dan lakukan perjalanan yang seru bersama keluarga ataupun kerabat saudara.
Namun biasanya wisatawan sebelum melanjutkan lebih jauh untuk menuju ke kompleks gua- gua ini wisatawan akan disuguhkan oleh panorama alam yang tak sering dilihat di tempat wisata lainnya. Mengapa begitu? Karena setelah wisatawan membeli tiket masuk Telaga Warna ini sendiri wisatawan akan langsung disuguhkan Danau Talaga Warna itu sendiri sejara dekat , yang begitu cantik , apa lagi yang dipadukan dengan , warna Telaga yang begitu cantik dan di kelilingi oleh lereng - lereng gunung yang menjadikan panorama alam itu lebih berkesan tentunya , untuk menuju ke kompleks gua - gua ini sendiri pun wisatawan juga bisa sembari menikmati tanaman- tanaman yang memiliki sejarah , layaknya tanaman bungan dasy yang di tanaman oleh bpk menteri yang pernah berkunjung ke dalam Telaga Warna itu sendiri , terus dengan melihat lingkungan sepanjang jalan yang begitu asri . Disana pun sudah banyak akan fasilitas yang mempenuhi , seperti adanya kamar mandi, terus tempat untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan.
Biasannya sesampainya persimpangan rute untuk menuju ke dalam kompleks gua ini wisatawan akan menemukan patung gajah mada dan menemukan batu yang sangat besar. Sesampainya di kopleks gua- gua . Gua sumur ini sendiri berada di urutan ke 2 setelah Gua Semar Di dalam gua ini, terdapat sebuah sumber mata air yang disebut Sendang Kamulyaan. Sendang ini mengeluarkan tirta perwitasari/tirta amerta/tirta nimala. Sumber air ini dianggap suci oleh pemeluk Agama Hindu. Sebelum diadakannya upacara Melasti atau Nyepi, umat Hindu dari Bali akan datang ke sumber mata air ini dan mengambil air suci untuk keperluan upacara. Samapai sekarang pun gua- gua tersebut masih terjaga oleh masyarakat sekitar dan juga , oleh pemangku adat Dieng itu sendiri , sehingga , dikala orang bali ataupun ora yang masih menganut akan agama kapitayan datang masih bisa untuk mengambil, air tersebut.
Tetapi tidak semua orang akan bisa , dikarenakan untuk masuk ke dalam gua tersebut ada peraturan yang harus di taati , biasanya harus memanggil pemangku adat yang memegang kunci tersebut untuk mengambil airnya, sebelum mengambilnyapun biasanya pemangku adat atau yang disebut dengan juru kunci , akan melakukan hal spiritual denga membakar dupa ataupun kemenyan, disitupun pastinya tidak lupa dengan sesaji yang sudah di persiapkannya. Jadi jika kalian akan penasaran dengan hal cerita legenda yang berbaur wisata kalian bisa , untuk mencoba berwisata ke Dieng , dan lakukan perjalanan yang seru bersama keluarga ataupun kerabat saudara.

Komentar