Wisata air suci petirtaan Tuk Bimalukar

 


Wisata Tuk Bima Lukar


Wisata Tuk Bima Lukar adalah sebuah sumber air yang berada di dataran tinggi dieng, wisata ini sudah menjadi icon gapura masuk wilayah dieng.  

Dibalik keindahan alam dan pesonanya alam dieng tentunya ada kisah dan legenda yang beredar salah satunya adalah tuk Bima Lukar ini sendiri, tuk Bima Lukar adalah peninggalan bersejarah yang masih menjadi jagar budaya wilayah kabupaten wonosobo, legenda tuk bima lukar itu sendiri mengandung makna atau dilosofi itu sendiri.


Tuk Bima Lukar adalah petirtaan kuno dari masa Mataram Hindu yang mata airnya dipercaya sebagai titik awal Kali Serayu Situs peninggalan kepurbakalaan ini berada tepat di sebelah utara jalan ke kawasan Dataran Tinggi Dieng dari arah Wonosobo.
Tapaknya berada di wilayah administrasi Desa Dieng, Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Tuk dalam bahasa Jawa berarti "mata air". Jejak kepurbakalaannya pada masa modern hampir sirna, tinggal tersisa dua jaladawara (pancuran air) yang masih berfungsi mengalirkan air. Sangat mungkin keberadaannya terkait dengan kompleks percandian Dieng yang berada sekitar satu kilometer dari tapak situs ini dan berfungsi sebagai petirtaan untuk penyucian diri sebelum berkunjung ke kompleks candi. Selain itu mata air ini dipercaya oleh orang setempat bahwa masih memiliki kisah yang magis , karena sumber mata air ini dipercayai memiliki khasiat tersendiri.Tuk Bima Lukar ini sendiri masuk dalam daftar objek wisata di Dataran Tinggi Dieng.

Namun banyak orang tidak mengetahui keberadaan Tuk Bima Lukar tersebut. Keberadaannya berada di tepi jalan dan posisinya cukup rendah membuat banyak orang melewatkannya. Saat ini Tuk Bima Lukar yang merupakan sumber mata air purba telah dipugar dan dibangunkan taman di sekelilingnya. Saat ini berfungsi sebagai tempat penyucian diri (ritual) masih dipraktikkan warga setempat, warga juga memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu juga biasanya digunakan untuk menyiram perkebunan dikala musim kemarau , namun tidak keseluruhan orang yang berani akan hal itu, karena matai air ini sendiri masih sangatlah menjadi pusat ritual di dataran tinggi Dieng.

Legenda dan cerita yang beredar
Dalam cerita pewayangan, Bima berasal dari kata Bimasena atau Werkudara/ Vrikodara (tokoh panegak Pandawa dalam cerita pewayangan), sedangkan kata Lukar artinya melepas pakaiannya.Hal ini yang mengingatkan kita pada cerita sebelum Pandawa menerima wejangan (ajaran) dari guru Durna dan Begawan Durnajaya diharuskan untuk bersuci atau mandi terlebih dahulu.

Itulah sebabnya dari konteks ini oleh para penganut penghayat spiritualis (kebatinan) kata Lukar dimaknai sebagai melepas segala hasrat dan segala bentuk hawa nafsu yang bersifat jahat. Penamaan sumber mata air dengan nama Bima (Tuk Bima Lukar) memiliki kemiripan nama dengan Candi Bima di Dataran Tinggi Dieng. Entah hal tersebut memiliki keterkaitan atau tidak. Namun hala itu akan cerita dan legenda yang beredar sampai dengan detik ini.

Orang sekitar percaya akan bahwa tuk Bima Lukar ini bukan hanya cagar budaya, namun orang setempat akan percaya bahwa tuk bima lukar ini, mempunyai khasiat air yang berbeda, sehingga orang -orang yang berdatangan biasanya mengunjungi dan melegakan untuk bercuci muka, dalam ceritanya air tuk bima lukar ini bisa memberikan khasiat awet muda , dan banyak lagi manfaat lainya.

Apalagi dikala bulan suro , biasanya tempat ini masih di sakral kan oleh pemangku adat dieng itu sendiri, karena biasanya juga orang bali datang untuk mandi dan melakukan pemujaan. Jadi kapan, mau liburan ke dieng untuk menikmati keindahan dan menyaksikan peninggalan pra sejarahnya? Gausah bingung juga kami sediakan tour guide jika teman-teman ingin mengetahui sejarah dieng secara detailnya.

Info pemesanan lebih lanjut Whatsapp: 0858-4271-9074

HTM masuk wisata : parkir 5k


Paket Include :

- Jeep fun Adventure

- Driver

- BBM

- Parkir

- Pelayanan Sepenuh hati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paket wisata zona 1

Banyu Mudal Slukatan

Paket wisata jeep Zona 3